Home / Cerita Dewasa Sedarah / Cerita Dewasa Nikmatinya Kedua Tanteku

Cerita Dewasa Nikmatinya Kedua Tanteku

Cerita Dewasa Nikmatinya Kedua Tanteku

Cerita Dewasa Nikmatinya Kedua Tanteku – Episode kali ini saya akan menceritakan pengalaman Sex dari seorang temanku yang bernama Miko.Berawal dari penemuan foto-foto telanjang milik ke tiga tante-nya, yaitu Tante Ratna, Julia dan Jenny, Miko pun bisa menikmati hangat dan nikmatnya liang senggama milik tante-nya. Mau tahu kelanjutan ceritanya, Langsung aja yuk baca dan simak baik baik cerita dewasa ini

Cerita Dewasa Nikmatinya Kedua Tanteku

Salam kenal pembaca setia ceritasexdewasa.info.Nama saya Miko, saya seorang Pria yang sudah cukup umur untuk mengenal Sexs, Umur saya 20 tahun. Saya akan menceritakan tentang cerita sex nyata saya di situs ceritasexdewasa ini. Kisah ini berawal ketika saya sedang berada di rumah milik Om saya. Kebetulan sekali saat itu naluri saya tiba-tiba menuntun untuk masuk ke kamar tante Ratna.Cerita Dewasa Nikmatinya Kedua Tanteku
Tanpa saya duga ketika saya telah masuk didalam kamar tante Ratna, saya melihat sebuah album foto di kamar itu, tepatnya berada diatas meja samping ranjang tante Ratna. Oh iya tante Ratna ini adalah Istri pertama om saya. Om saya ini memliki 3 istri, Tante Ratna, Julia, dan Jenny. Karena saya penasaran, saya-pun mendekat dan mulai membuka album foto itu.Cerita Dewasa Nikmatinya Kedua Tanteku
Setelah membuka, Wow… ternyata album itu berisi foto bugil tante-tante saya. Dengan seksama saya mengamati foto-foto tersebut, foto-foto telanjang itu saya amati dengan penuh penghayatan dan hasrat. Walaupun istri-istri om saya rata-rata sudah ber-usia di kepala 4, namun Tante Jenny dan Tante Julia mempunyai bentuk tubuh yang tidak kalah dengan para ABG.Cerita Dewasa Nikmatinya Kedua Tanteku
Sebagai seorang laki-laki normal saya-pun menjadi terangsang, naluri lelaki saya-pun ingin rasanya bisa menikmati indahnya tubuh mereka secara langsung. Sampai pada akhirnya saya mempunyai ada pikiran Mesum dan saya mencari cara agar bisa memperdaya mereka dengan mengancam akan menyebarkan foto-foto bugil mereka. Seketika itu saya-pun mulai menyusun rencana, siapa yang akan saya perdaya.
Setelah beberapa saat berfikir saya-pun memilih untuk, memperdaya Tante Tante Jenny dan Tante Julia. Tante Julia ini berusia 41 tahun dan Tante Jenny 42 tahun. Singkat cerita saya-pun, mulai menelefon Tante Jenny dan Tante Julia. Saat itu saya berkata pada mereka, agar mereka berdua menemuiku di Home stay milik Om saya, Saat itu dengan alasan ada hal penting yang akan saya katakan kepada mereka.
Pada esok hari-nya, saya yang kemarin kembali kerumah, sekarang bersiap-siap untuk pergi ke Home Stay itu. Oh iya saat itu saya membuat janji kepada tante Julia dan Jenny untuk datang di Home Stay itu pukul 09.00 pagi. Pada waktu itu aku segaja datang duluan untuk mengatur kondisi dan meminta penjaga Home Stay itu untuk pulang kampung dengan alasan memberi cuti tahunan kepada penjaga itu.
Kira-kira setelah setengah jam penjaga Home Stay itu pergi, Tante Jenny dan Tante Julia-pun akhirnya sampai ke Home Stay. 5 menit setelah mereka datang, lalu saya-pun meminta mereka untuk duduk dan berkumpul masuk di ruang ruang tamu Home Stay itu,
“ Ayo tante-tanteku yang cantik, silahkan berkumpul ”, sambut manis saya kepada mereka.
“ Ih… kamu bisa aja deh Miko, masak udah umur segini masih dibilang cantik ”, ucap Tante Julia.
“ Emang masih cantik kog Tante, hhe… udah duduk dulu Tante ”, jawab saya.
“ Iya deh Miko, kita duduk. Ngomong-ngomong ada apa sih Miko kamu panggil kita kesini ??? ” tanya Tante Jenny penasaran.Cerita Dewasa Nikmatinya Kedua Tanteku
Tante Jenny yang saat itu mengenakan kemeja lengan panjang dengan celana jeans ketatnya terlhat cantik dan sexy sekali. Ditengah aku memandang Tante Jenny, tante Julia-pun bertanya juga,
“ Iya Mik, emangnya ada apa sih, kayaknya ada hal penting banget deh ??? ”, Tante Julia bertanya.
Saat itu saya tidak langsung menjawab Tante Julia. Yang tadinya saya terpukau melihat Tante Jenny, gini aku-pun semakin kagum dengan cara berbusana Tante Jenny yang saat itu mengenakan kemeja tanpa lengan dengan rok diatas lutut. Busana itu membuat Tante Julia yang putih, semok dan ber-payudara besar terlihat sangat menggairahkan sekali. Setelah puas memandangi mereka sayapun menjawab,
“ Saya mau tanya sama Tante berdua, ini milik siapa ya ??? ”, ucap saya sembari mengeluarkan sebuah bungkusan yang di dalamnya berisi setumpuk foto.Cerita Dewasa Nikmatinya Kedua Tanteku
Saat itu Tante Jenny pun kemudian melihat bungkusan itu dan mengeluarkan iso bungkusan itu. Setelah melihat lalu Tante Jenny pun berkata,
“ Apa-apaan Mik, maksud kamu apa menunjukan foto-foto ini kepada kita? Darimana kamu dapatkan foto-foto ini ??? ” tanya Tante Jenny panik mendapatkan foto-foto telanjang dirinya.Cerita Dewasa Nikmatinya Kedua Tanteku
“ Miko… apa-apaan ini, dari mana barang ini?” tanya Tante Julia dengan tegang.
“ Hemm… begini Tante Jenny, waktu itu saya kebetulan lagi bersih-bersih, pas kebetulan dikamar Tante Ratna saya lihat kok ada foto-foto telanjang tubuh Tante-tante yang aduhai itu “, jawab saya sembari tersenyum.
“ Baik… kalau gitu serahkan klisenya?” Ucapku saya Tante Julia.
“ Baik tapi ada syaratnya lho “, jawab saya.Cerita Dewasa Nikmatinya Kedua Tanteku
“ Emang apa syaratnya Mik ??? kamu jangan malu-maluin tante kamu sendiri dong, udah kita selesaikan secara baik-baik yah ”, ucap Tante Jenny dengan ketus.
“ Iya Mik, tolong lah Mik, pokok-nhya apa yang kamu minta, bakal tante turutin deh. dengan syarat asal kamu kembalikan Foto-foto kit ”, tambah Tante Julia memohon.
“ Tenang aja Tante, Miko nggak minta apa-apa kog, cuma Miko hanya ingin melihat tante-tanteku ini telanjang didepan mataku ini ”, ucap saya.Cerita Dewasa Nikmatinya Kedua Tanteku
“ Jangan kurang ajar kamu! ”, ucapku saya Tante Jenny dan Tante Julia dengan marah dan menundingnya.
“ Wah… wah… jangan galak gitu dong Tante, saya kan nggak sengaja, justru Tante-tante sendiri yang ceroboh kan “, jawab saya sembari menggeser dudukku lebih dekat lagi.
“ Bagaimana Tante ? ”, ucapku memastikanya lagi.Cerita Dewasa Nikmatinya Kedua Tanteku
“ Hei… jangan kurang ajar, keterlaluan !!! ”, bentak Tante Julia sembari menepis tanganku.
“ Bangsat… berani sekali, kamu kira siapa kami hah… dasar orang kampung !!!” Tante Jenny menghardik dengan marah dan melemparkan setumpuk foto itu ke wajahku.
“ Hehehe… ayolah Tante, coba bayangkan, gimana kalo foto-foto ini nantinya terpajang di kantor Om ??? bisa- bisa Tante semua jadi terkenal deh !!!” ucap saya lagi.
Kulihat disamping kananku Tante Jenny terdiam sejenak, kurasa dia memikirkan apa yang saya ucapkan tadi. Lalu Tante Jenny berkata,
“ Kenapa harus kami yang harus kamu jadikan sasaran, sedangkan tante Ratna nggak kamu apa-apakan ???” tanya Tante Jenny lemas.Cerita Dewasa Nikmatinya Kedua Tanteku
“ Tenang aja Tante, nanti juga Tante Ratna akan dapat giliran. Bagaimana Tante ? Apa sudah berubah pikiran ??? ”, ucap saya memastikan lagi.
“ Baiklah, tapi kamu hanya melihat saja kan?” tanya Tante Julia.
“ Okey, dan kalau boleh sekalian memegangnya?” jawab saya.
“ Kamu jangan macam-macam Miko ”, ucap Tante Jenny.
“ Biarian ajalah Mbak, daripada kita ketahuan “, jawab Tante Julia.
Sesaat itu juga Tante Julia dan Tante Jenny sembari berdiri mereka mulai melepas pakaiannya sembari memasang expresi wajah sedikit marah. Setelah beberapa menit, kini kedua Tante saya itu telanjang bulat dihadapanku. Tante Jenny walau sudah berusia 42 tahun tapi tubuhnya masih montok, dengan kulit kuning langsat dan kedua payudaranya yang besar menggantung bergoyang-goyang.Cerita Dewasa Nikmatinya Kedua Tanteku
Turun kebawah tampak pinggulnya yang lebar serta bulu hitam di selangkangan amat lebat.Tidak kalah dengan tubuh Tante Julia yang berusia 41 tahun dengan tubuh langsing berwarna kuning langsat, serta payudaranya yang tidak begitu besar tapi nampak kenyal dengan puting yang sedkit naik keatas. Pinggulnya juga kecil serta bulu kemaluannya di selangkangan baru dipotong pendek.
“ Sudah Miko?” tanya Tante Jenny sembari mulai memakai bajunya kembali.
“ Eh, belum Tante, kan tadi boleh pegang sekalian, lagian saya belum lihat Memek Tante berdua dengan jelas “, jawab saya.
“ Kurang ajar kamu “, ucap Tante Julia setengah berteriak.
“ Ya sudah kalo nggak boleh kukirim foto Tante berdua nih?” ucap saya.
“ Baiklah, Apalagi yang mesti kami lakukan? ”, balas Tante Jenny.
“ Coba Tante berdua duduk di sofa ini “, ucap saya.
“ Dan buka lebar-lebar paha Tante berdua “, ucap saya ketika mereka mulai duduk.
“ Begini Miko, Cepat ya “, balas Tante Julia sembari membuka lebar kedua pahanya.
Hingga tampak Kewanitaan-nya yang berwarna kemerahan,
“ Tante Jenny juga dong, rambutnya lebat sih, nggak kelihatan nih “, ucap saya sembari jongkok diantara mereka berdua.
“ Beginikan “, jawab Tante Jenny.
Saat itu Tante Jenny mulai membuka lebar kedua pahanya dan tangannya menyibakkan bulu kewanitaan-nya kesamping hingga tampak Kewanitaan-nya yang kecoklatan.Cerita Dewasa Nikmatinya Kedua Tanteku
“ Miko pegang sebentar ya?” ucap saya sembari tangan kananku coba meraba selangkangan Tante Jenny sementara tangan kiriku meraba selangkangan Tante Julia.
.
Kumainkan jari-jari kedua tanganku di liang senggama Tante Jenny dan Tante Julia.
“ Sudah belum, Miko… Ess… “, ucapku saya Tante Jenny sedikit mendesah.
“ EEummmm… uuhh… jangan Miko, tolong hentikan… Eummmm!” desah Tante Julia juga ketika tanganku sampai ke belahan kemaluannya.Cerita Dewasa Nikmatinya Kedua Tanteku
“ Sebentar lagi kok Tante, memang kenapa ? ”, tanysaya pura-pura sembari terus memainkan kedua tanganku di liang senggama Tante Jenny dan Tante Julia yang mulai membasah.
“ Eh, ini apa Tante?” tanysaya pura-pura sembari mengelus-selus Clitoris mereka.
“ Ohh… Itu Clitoris namanya Miko, jangan kamu pegang ya… ”, desah Tante Jenny menahan geli.
“ Iya”, jawab singkat saya.
“ Jangan kamu gituin terus Clitoris Tante dong “, ucap Tante Julia.
“ Memang kenapa Tante, tadi kata-nya boleh “, ucap saya sembari terus memainkan Clitoris mereka.
“ Ssss… Aghhhh… OUghhhh… geli Mik… Oughhh… Ssss… “, Desah Tante Jenny dan Tante Julia.
“ Ini liang senggama-nya ya Tante?” tanya saya sembari memainkan tanganku didepan liang senggama mereka yang semakin basah.Cerita Dewasa Nikmatinya Kedua Tanteku
“ Boleh dimasukin jari nggak Tante? ”, tanya saya.
Kembali jariku membuka belahan liang senggama mereka dan memasukkan jariku, Zlebbb… bunyi jariku keluar masuk di liang senggama Tante Julia dan Tante Jenny yang makin mendesah-desah tidak karuan,
“ Jangan Miko, jangan kamu masukin jari kamu… OUghhhh… “, Desah Tante Julia.
“ Jangan lho Miko… Ssss… Aghhhh… ”, desah Tante Jenny sembari tangannya meremasi sofa.
“ Kenapa? Sebentar saja kok, masukin ya “, ucap saya sembari memasukkan jari tengahku ke liang senggama mereka masing-masing.
“ Aghhhh… Miko… “, desah Tante Jenny  dan Tante Julia bersama-sama merasakan jari Miko menelusur masuk ke liang senggama mereka.
“ Ssss… Aghhhh… Eummmm… !!” Tante Jenny dan Tante Julia mulai meracau tidak karuan saat jari-jariku memasuki liang senggama dan memainkan Clitoris mereka.
“ Bagaimana Tante Jenny “, tanysaya mulai memainkan jariku keluar masuk di liang senggama mereka.
“ Saya cium ya Tante yahh ? ”, tanysaya kepada Tante Jenny sembari mulai memainkan lidahku pada Kewanitaan-nya.
“ Sebentar ya Tante Julia “, ucap saya.
“ Jangan… Ssss… Aghhhh… Miko… ena… Desah Tante Jenny sembari tangannya meremasi rambutku menahan geli.
“ Gimana Tante rasanya, enak nggak… ??? “, tanya saya kepada Tante Jenny .
“ Ssss… Aghhhh… Miko… Geli Mik… Oughhhh… ”, Desahnya merasakan daerah sensitifnya terus kumainkan sembari tangannya meremasi kedua payudaranya sendiri.
“ Agh… Ughhhh… Ssss… Teruss… Mik… Aghhhh… ”, desah Tante Jenny seperti tidak kuat lagi menahan nafsunya.
Sementara Tante Julia memainkan Kewanitaan-nya sendiri dengan jari tanganku yang dia gerakkan keluar masuk. Dan Tante Jenny mendesah ketika mendekati klimaks-nya dan,
“ Ouhhhh… Sssss… Tante udah nggak kuat lagi Miko… Ughhhh… “, Desah Tante Jenny merasakan lidahku keluar masuk diliang senggama-nya.
“ Oughhhh… Mik, Tante Jenny keluar Miko… Aghhhh… “, desah lemas Tante Jenny dengan kedua kakinya menjepit kepalsaya di selangkangannya.
Tahu Tante Jenny sudah keluar saya bangkit lalu pindah ke liang senggama Tante Julia dan kubuka kedua pahanya lebar-lebar. Sama seperti Tante Jenny Tante Julia juga meracau tidak karuan ketika lidahku menggila pada liang senggama-nya.
“ Aghhhh… Ssss… Mik… nikmat sekali… Oughhh… “, Desah Tante Julia klimaks-nya menekan kepalsaya ke selangkangannya.
Tante Julia di sofa dan kubuka lebar-lebar pahanya. Kubenamkan lidahku liang senggama Tante Julia, ku sedot-sedot Clitoris liang senggama Tante Julia yang ssudah basah itu,
“ Teruss… Mikoo… Tante… mau keluar… Oughhhh… ”, Desah Tante Julia merasakan klimaks pertamanya. Miko lalu duduk diantara Tante Jenny dan Tante Julia.
“ Gantian dong Tante, punysaya sudah tegang nih “, menunjukkan sarung yang saya pakai tampak menonjol dibagian kemaluanku pada Tante Jenny dan Tante Julia.
Kuminta mereka untuk menjilati kemaluanku,
“ Kamu nakal Miko, ngerjain kami “, ucapku saya Tante Jenny sembari tangannya membuka sarungku hingga tampak kejantanan saya yang mengacung tegang keatas.
“ Iya… awas kamu Miko… Tante hisap punya kamu nanti… “, balas Tante Julia sembari memasukkan kejantanan saya pada mulutnya.
“ Ssss… Aghhhh… Tante… terus… “, Desah Miko sembari menekan kepala Tante Julia yang naik turun di kejantanannya.
Tante Jenny terus menjilati kejantanan saya gantian dengan Tante Julia yang lidahnya dengan liar menjilati kejantanan saya, dan sesekali memasukkannya kedalam mulutnya serta menghisap kuat-kuat kejantanan saya didalam mulutnya.
“ Sruppp… Sruppp… Sruppp… ”, demikian suara ketika dia mengkulum Penis saya.
“ Ughhhh… udah… Mik, Tante udah nggak kuat lagi… Ssss… Aghhhh… “, Desah Tante Julia sembari mengangkat kepalsaya dari Kewanitaan-nya.
“ Tunggu dulu ya Tante Jenny , biar saya dengan Tante Julia dulu “, ucap saya sembari menarik kepala Tante Jenny yang sedang memasukkan kejantanan saya kemulutnya.
“ Tante Julia sudah nggak tahan nih “, ucap saya sembari membuka lebar-lebar kedua paha Tante Julia dan berlutut diantaranya.
“ Ayo Miko, cepetan masukin… Sssss… “, desah Tante Julia sembari tangannya mengarahkan kejantanan saya pada Kewanitaan-nya.
“ Ughhhh… Ssss… Aghhhh… ”, Desah Tante Julia panjang merasakan kejantanan saya meluncur mulus sampai mencapai rahimnya.
Tante Julia mengerang setiap kali saya menyodokkan kejantanannya. Gesekan demi gesekan, sodokan demi sodokan sungguh membuatku terbuai dan semakin menikmati permainan Sex ini, saya tidak peduli lagi orang ini sesungguhnya adalah Tante saya sendiri. Lalu saya meminta Tante Nita untuk menjilati liang senggama Tante Jenny yang saat itu sedang jongkok diatas bibir Tante Nit,
“ Ughhhh… Aghhhh… Geli sekali Nit… Sssss… Aghhhh… ”, desah Tante Jenny setiap kali lidah Tante Julia memasuki Kewanitaan-nya.
Sementara saya sembari menyetubuhi Tante Julia tanganku meremas-remas kedua payudara Tante Jenny . Tiba-tiba Tante Julia mengangkat pinggulnya sembari mengerang panjang keluar dari mulutnya. “ Ahhss… Miko Tante keluar… ” “ Sudah keluar ya Tante Julia, sekarang gilran Tante Jenny ya “, ucap saya sembari menarik Tante Jenny untuk naik kepangkuanku.
Tante Jenny hanya pasrah saja menerima perlsayaannya. Kuarahkan kejantanan saya ke liang senggama Tante Jenny , Lalu Aghhhh… desah Tante Jenny merasakan liang senggama-nya dimasuki kejantanan saya sembari pinggulnya mulai naik turun. Kunikmati goyangan Tante Jenny sembari ‘menyusu’ kedua payudaranya yang tepat di depan wajahku, payudaranya kukulum dan kugigit kecil.
“ Teruss… Tante, Memek (Vagina) Tante enak… ”, Desahku sembari terus dalam mulutku menghisap-hisap puting payudara-nya.
“ Kontol kamu juga perkasa sekali Ssss… Aghhhh… ” Desah Tante Jenny sembari melakukan gerakan pinggulnya yang memutar sehingga kejantanan saya terasa seperti dipijat-pijat.
“ Sebentar Tante, coba Tante balik badan “, ucapku sembari meminta Tante Jenny untuk menungging.
Kusetubuhi Tante Jenny dari belakang, sembari tanganku tangannya bergerilya merambahi lekuk-lekuk tubuhnya. Harus kusayai sungguh hebat wanita seumur Tante Jenny mempunyai liang senggama lebih enak dari Tante Julia yang berusia lebih muda. Sudah lebih dari setengah jam saya menggarap Tante Jenny , yang makin sering mendesah tidak karuan merasakan kejantanan saya menusuk-nusuk Kewanitaan-nya.
Tak lupa saat itu tanganku meremasi payudaranya yang bergoyang-goyang akibat hentakan kejantanan saya di Kewanitaan-nya,
“ Ssss… Aghhhh… Miko, Tante mau keluar… ” Desah Tante Jenny .
“ Sabarr… Tante, sama-sama
” ucap saya sembari terus memainkan pinggulku maju-mundur. “ Aghhhh ss… Tante Jenny keluar… “, melenguh panjang.
“ Saya belum, Tante “, ucap saya kecewa.
“ Pake susu Tante aja ya “, jawab Tante Jenny jongkok didepanku sembari menjepitkan kejantanan saya yang ssudah licin mengkilap itu di antara kedua payudaranya yag besar, lalu dikocoknya.
“ Sssss… Terus Tante … Oughhh… enak… Ssss… Aghhhh… “, Desahku.
Melihat hal itu Tante Julia bangun sembari membuka mulutnya dan memasukkan kejantanan saya ke mulutnya sembari dihisap-hisap. Tak lama setelah mereka memainkan kejantanan saya, pada akhirnya,
“ Crotttt… Crotttt… Crotttt… Crotttt… ”,
Lega sekali rasanya, pada akhirnya kejantana saya-pun, mennyemburkan air mani-nya dengan derasnya. Sampai-sampai air mani saya pada saat itu, membasahi wajah dan payudara Tante Jenny dan Tante Julia. Lalu saya berkata,
“ Para tante-tante tersayangku, terima kasih banyak yah atas service sex-nya…hhe… ”, ucap saya sembari meremas payudara mereka masing-masing dan beranjak pergi ke toilet untuk membersihkan diri.
Singkat cerita sejak saat itu, saya-pun sering melakukan hubungan sexs dengan Tante Julia dan Tante Jenny. Saya sering meminta mereka untuk melayani saya ketika saya sedang mempunyai birahi yang tinggi. Karena memang berhungan sexs itu nikmat sekali, sampai-sampai aku melupakan bahwa mereka adalah istri dari Om saya. Sungguh benar-benar sebuah candu yang sangat luar biasa. Selesai.
Posted By : CEWEK BUGIL

About RB99

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *